RUDI WASKITO

October 29, 2008

AREMA SINGO EDA

Filed under: RUDIE.NEWS

tanpa penonton di Stadion Gelora Delta Sidoarjo setelah berhasil mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 2-1. Meskipun digelar tanpa penonton, rekan-rekan Aremania di Malang Raya bisa mengikuti siaran langsungnya di beberapa stasiun radio lokal, sementara Aremania di luar Malang dan di luar negeri bisa mengikuti live report menit per menitnya melalui Ongisnade.Net dan siaran streaming beberapa radio online.

Progress Sepakbola Nasional
Kita sadari atau tidak, liputan berbagai media tentang pertandingan Arema, entah itu dari media cetak, elektronik,{$lang_emotions_spiteful} hingga dunia maya (media online) telah mengarahkan kita kepada sebuah era baru dunia teknologi informasi di persepakbolaan Indonesia. Sebuah progress yang sepantasnya disambut baik dan direspon positif oleh seluruh publik sepakbola nasional, khususnya PSSI dan BLI sebagai pemegang regulasi sepakbola Indonesia.{$lang_emotions_happy}

Kontrol Publik
Sepakbola Indonesia masih berpotensi menyimpan -dan memunculkan- sejumlah catatan negatif, seperti masih adanya segerombolan suporter beratribut yang menjarah dan bertindak kriminal di kota lain pada laga away, atau ulah tidak sportif pemain asing dan pemain lokal yang memukul pemain lawan untuk meraih kemengan.

Media Officer
AFC dan PSSI melalui media officer berupaya mengoptimalkan peran media sebagai katalis peningkatan mutu kompetisi. Sambil mengamati perkembangan sepakbola nasional dan sejenak menikmati hasil positif yang diraih Arema, berikut beberapa foto-foto pertandingan Arema Malang vs Sriwijaya FC dari Stadion Gelora Delta Sidoarjo eksklusif dari Ongisnade.Net untuk rekan-rekan Aremania dan pembaca semua. (ON/Zoel)

Foto-foto Arema Malang vs Sriwijaya FC

October 23, 2008

SINGANYA SUDAH KELUAR

Filed under: Uncategorized

Asisten pelatih Joko ‘Gethuk’ Susilo lagi-lagi tidak mau jumawa dengan hasil manis yang dia torehkan. Padahal, dua kemenangan beruntun dengan skor yang sama, 2-0, sudah dia buktikan. Asisten pelatih asal Cepu ini tetap menganggap sukses itu sebagai buah strategi yang sudah disusun oleh Bambang Nurdiansah dan Gusnul Yakin.

Padahal, saat Arema menang 2-0 atas Persitara Jakarta Utara di Stadion Mahanan Solo, Gethuk langsung menjadi komando tim. Demikian pula tadi malam. Kemenangan 2-0 itu juga lebih banyak ditentukan strategi Gethuk. Meski Gusnul Yakin dari bench cadangan, ikut memberikan support.

‘’Apakah artinya saya. Jelas saya tidak bisa berbuat apa-apa, tanpa ada Mas Bambang dan Mas Gusnul. Saya hanya menjalankan perintah dan instruksi dari strategi yang disusun beliau berdua,’’ ujar Gethuk, dalam jumpa pers, semalam.

Padahal di lapangan, polesan Gethuk terlihat jelas. Apalagi khusus menghadapi PSM, Gusnul Yakin belum sepenuhnya memberikan instruksi. Strategi, tetap banyak dipegang Gethuk, sementara Gusnul memberikan polesan-polesan. Meski demikian, Gethuk tetap menyampaikan terima masih secara khusus kepada Aremania, yang terus memberikan support. Bahkan Karena Aremania pula, Arema bisa kembali tampil seperti singa.

‘’Pemain, sudah mampu bermain seperti Singa. Sekarang sudah lahir kembali singa-singa muda. Itulah faktor utama yang menjadi penentu kemenangan Arema,’’ katanya.
Soal peluang-peluang yang diciptakan pemainnya, Gethuk menganggap sebuah kewajaran dalam pertandingan. Hanya saja, dari banyaknya peluang namun hanya dua gol yang tercipta, dia akan memoles lebih bagus lagi pola permainan.

‘’Tentunya bersama pelatih (Gusnul Yakin, Red.), kami akan melakukan evaluasi. Apalagi sekarang kami sudah memiliki pelatih. Sudah barang tentu Mas Gusnul Yakin akan melakukan yang terbaik,’’ tegas dia. Menyoal pergantian terhadap kapten tim Suroso, Gethuk mengaku dia mengganti Suroso dengan Richi Pravita Hari karena isyarat yang dilakukan Suroso.

‘’Suroso melambaikan tangan dan meminta ganti. Jelas kami tidak bisa memaksakan dia terus bermain. Toh anda lihat sendiri. Richi tampil cukup bagus. Itu artinya, siapapun pemain yang kami turunkan, sudah barang tentu dia dalam kondisi siap,’’ tandas mantan striker Persija ini.

Justru ada sisi positif yang terlihat dalam pertandingan tadi malam. Yakni ketika komposisi antara pemain inti dan cadangan, sudah tidak ada bedanya. Beberapa pemain cadangan, memang sudah terlihat mewarnai formasi yang diturunkan tadi malam. Diantaranya peranan Hendra Ridwan yang cukup vital di lini tengah, plus diturunkannya Ahmad Sambiring dan Richi Pravita Hari.

‘’Dengan kondisi ini akan memudahkan kita untuk berkreasi lebih bagus lagi dalam menyusun komposisi pemain. Kita tidak perlu khawatir dengan kondisi pemain yang cedera,’’ kata dia. (rudie)






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by B A Khan